Elit Global dalam "Epstein Files" (Update 2026)
Dokumen ini membedah nama-nama yang muncul dalam perilisan dokumen federal terbaru (Januari-Februari 2026) serta rilis dokumen pengadilan sebelumnya (2024).
1. Tokoh Politik dan Bangsawan
Nama | Konteks/Keperluan dalam File | Status/Detail Terbaru |
|---|---|---|
Pangeran Andrew (UK) | Dituduh melakukan pelecehan oleh Virginia Giuffre. Muncul dalam testimoni saksi dan log perjalanan. | Raja Charles III telah mencabut gelar militernya; dokumen 2026 mengungkap undangan ke Buckingham Palace. |
Bill Clinton (AS) | Tercatat naik jet pribadi Epstein (Lolita Express) beberapa kali. Disebutkan dalam email terkait "pesta seks" (klaim belum terverifikasi). | Clinton mengakui hubungan sosial namun menyangkal mengetahui aktivitas kriminal Epstein. |
Donald Trump (AS) | Namanya muncul ratusan kali, mayoritas dalam laporan intelijen FBI dan kliping media. | Disebutkan sebagai relasi lama; tidak ada dakwaan baru, namun file 2026 memuat memo negosiasi sesaat sebelum kematian Epstein. |
Ehud Barak (Israel) | Mantan PM Israel yang menginap di rumah Epstein pada 2017. | Mengakui hubungan bisnis dan perjalanan jet, namun menyangkal melihat perilaku tidak pantas. |
Miroslav Lajčák (Slovakia) | Korespondensi diplomatik. | Memilih mengundurkan diri dari jabatannya pada Februari 2026 untuk menjaga stabilitas politik setelah namanya muncul. |
2. Tokoh Teknologi dan Bisnis
Nama | Konteks/Keperluan dalam File | Status/Detail Terbaru |
|---|---|---|
Bill Gates | Email internal Epstein menyebut Gates memiliki hubungan asmara dengan pemain bridge Rusia, Mila Antonova. | Juru bicara Gates menyebut klaim Epstein "absurd" dan upaya untuk memfitnah setelah Gates memutus hubungan. |
Elon Musk | Muncul dalam korespondensi email (2012-2014) terkait rencana liburan di Karibia. | Musk menyatakan interaksinya sangat terbatas dan tidak pernah memiliki hubungan pribadi yang mendalam. |
Richard Branson | Tercantum dalam email tahun 2013 yang menyebutkan "senang bertemu" dengan Epstein. | Branson mengonfirmasi pertemuan sosial namun tidak terlibat dalam aktivitas ilegal. |
Jeff Bezos | Muncul dalam log agenda dan catatan undangan makan malam. | Tidak ada bukti keterlibatan dalam aktivitas seksual; tercatat sebagai kontak sosial/bisnis. |
Hary Tanoesoedibjo (ID) | Tercantum dalam laporan FBI 2020 sebagai relasi bisnis Donald Trump. | Disebutkan dalam kapasitas profesional sebagai pengembang properti/hotel. |
3. Tokoh Ilmuwan dan Hiburan
Stephen Hawking: Disebutkan dalam dokumen pengadilan (testimoni saksi) menghadiri jamuan makan di pulau pribadi Epstein. Tidak ada tuduhan kejahatan seksual terhadapnya.
Michael Jackson: Disebut pernah mengunjungi rumah Epstein di Florida.
Leonardo DiCaprio & Cate Blanchett: Disebutkan oleh saksi (Johanna Sjoberg) sebagai selebriti yang pernah bertemu Epstein, namun saksi menyatakan tidak melihat perilaku tidak pantas pada mereka.
Noam Chomsky: Muncul dalam jadwal pertemuan untuk mendiskusikan masalah akademik dan politik.
4. Mekanisme Keperluan Nama dalam File
Para pakar hukum membagi alasan kemunculan nama-nama ini menjadi empat kategori:
Log Penerbangan (Flight Logs): Mencatat siapa saja yang menaiki pesawat pribadi Epstein. Kehadiran di pesawat tidak secara otomatis membuktikan kesalahan.
Testimoni Saksi (Depositions): Nama yang disebutkan oleh korban atau mantan staf Epstein selama proses hukum.
Buku Alamat (Black Book): Daftar kontak pribadi Epstein. Banyak elit global tercantum karena jaringan sosial "high society".
Forensik Email: Email yang disita dari server Epstein menunjukkan upaya dia untuk "menjebak" atau memanfaatkan pengaruh tokoh besar demi kredibilitas bisnisnya.
Kesimpulan Analisis: Perilisan tahun 2026 melalui Epstein Files Transparency Act memberikan transparansi lebih besar pada data mentah FBI. Meskipun mengungkap jaringan relasi yang sangat luas, penegak hukum menekankan bahwa pencantuman nama bukan berarti dakwaan pidana, melainkan bagian dari jaringan pengaruh yang dibangun Epstein selama dekade 2000-an hingga 2010-an.

0 Komentar
TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA