Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Perbaikan Setrika Listrik yang Tidak Mau Panas

 Panduan Lengkap Perbaikan Setrika Listrik yang Tidak Mau Panas

Setrika listrik yang tidak mau panas (mati total) umumnya disebabkan oleh gangguan pada jalur kelistrikan utama. Perbaikan harus dilakukan secara berurutan, mulai dari sumber daya hingga komponen pemanas.

PERINGATAN KESELAMATAN:

  1. Selalu cabut kabel setrika dari stop kontak sebelum Anda mulai membongkar atau memeriksa komponen internal apa pun.

  2. Gunakan Multitester/Avometer pada mode Ohm ($\Omega$) atau Kontinuitas (Buzzer) untuk mendiagnosis masalah. Jangan pernah menguji komponen internal saat setrika terhubung ke listrik.

Tahap 1: Pemeriksaan Eksternal dan Kabel Daya

Langkah pertama adalah memastikan arus listrik dapat masuk ke setrika.

1. Kabel Daya dan Steker

Pemeriksaan

Detail Diagnostik

Solusi

Kabel Pemasok

Periksa apakah ada kerusakan fisik pada kabel, seperti sobekan, bekas gigitan tikus, atau kabel yang putus di dekat steker atau pangkal setrika.

Jika kabel rusak, ganti seluruh kabel dengan yang baru.

Kontinuitas Kabel

Gunakan multitester: Tempelkan satu probe pada pin steker, dan probe lainnya pada kawat di ujung kabel (di dalam setrika). Ulangi untuk kedua kabel.

Jika tidak ada bunyi buzzer (tidak ada kontinuitas), kabel di dalamnya putus. Ganti kabel.

2. Koneksi Terminal di Dalam Setrika

Buka penutup belakang setrika (biasanya menggunakan obeng). Periksa sambungan kabel daya ke terminal internal.

  • Masalah: Sambungan yang kendor, berkarat, atau terbakar dapat menghentikan aliran listrik.

  • Solusi: Bersihkan terminal dari karat atau kotoran. Kencangkan baut terminal agar sambungan sempurna.

Tahap 2: Pemeriksaan Komponen Pengaman dan Pengatur

Jika kabel sudah dipastikan baik, masalah selanjutnya ada pada sekering termal atau termostat.

3. Sekering Termal (Thermal Fuse)

Sekering termal adalah komponen pengaman yang akan putus permanen jika setrika mengalami panas berlebih (biasanya di atas 240°C). Jika ini putus, setrika akan mati total.

  • Lokasi: Terletak di dekat elemen pemanas, terbungung seri dengan kabel daya yang masuk, atau terkadang tertanam di elemen pemanas itu sendiri.

  • Diagnostik:

    • Lepaskan sekering termal dari sirkuit.

    • Ukur kontinuitasnya dengan multitester.

    • Tanda Kerusakan: Tidak ada kontinuitas (buzzer tidak berbunyi).

  • Solusi: Ganti sekering termal dengan yang memiliki nilai suhu dan Ampere yang sama (misalnya, 240°C, 10A). Sekering termal tidak dapat disambung atau diperbaiki.


4. Termostat (Pengatur Suhu)

Termostat berfungsi sebagai sakelar otomatis yang memutuskan dan menyambungkan listrik berdasarkan suhu yang diatur pengguna. Termostat yang rusak dapat mencegah setrika panas atau membuatnya panas tanpa henti.

  • Lokasi: Berada di bawah kenop pengatur suhu, berupa lempengan bimetal.

  • Diagnostik:

    1. Putar kenop suhu ke posisi OFF. Multitester harus menunjukkan TIDAK ada kontinuitas.

    2. Putar kenop suhu ke posisi MAKSIMAL. Multitester harus menunjukkan ADA kontinuitas (buzzer berbunyi).

  • Tanda Kerusakan:

    • Jika di posisi MAKSIMAL, tidak ada kontinuitas: Termostat tidak menyambungkan listrik (setrika tidak panas).

    • Jika di posisi OFF, masih ada kontinuitas: Termostat gagal memutus listrik (setrika panas berlebihan).

  • Solusi:

    • Perbaikan Minor: Coba bersihkan kontak bimetal termostat (bagian yang saling bersentuhan) dari kotoran atau karat menggunakan amplas halus.

    • Penggantian: Jika pembersihan gagal, ganti unit termostat secara keseluruhan.

Tahap 3: Pemeriksaan Elemen Pemanas

Jika kabel, sekering, dan termostat sudah berfungsi normal, namun setrika tetap tidak panas, masalahnya ada pada elemen pemanas.

5. Elemen Pemanas (Heating Element)

Elemen pemanas adalah komponen yang mengubah energi listrik menjadi panas. Jika elemen putus, setrika akan mati total.

  • Lokasi: Terintegrasi di bagian bawah alas setrika.

  • Diagnostik:

    1. Pastikan termostat berada pada posisi MAKSIMAL.

    2. Tempelkan probe multitester pada kedua terminal kabel yang masuk ke elemen pemanas (setelah melewati termostat).

    3. Tanda Kerusakan: Tidak ada pembacaan Ohm (terbuka/putus) atau tidak ada kontinuitas.

  • Solusi:

    • Pada sebagian besar setrika modern, elemen pemanas terintegrasi dengan alas setrika. Jika elemen putus, seluruh alas setrika (base plate) atau unit setrika harus diganti. Elemen pemanas setrika biasa (non-uap) jarang dapat diganti secara terpisah.

Ringkasan Perbaikan Cepat (Sebab Paling Umum)

Untuk setrika yang tidak mau panas sama sekali:

  1. Cek Kabel Daya: Pastikan kontinuitasnya. (Penyebab #1)

  2. Cek Sekering Termal: Pastikan ia masih menyambung (kontinuitas ada). (Penyebab #2)

  3. Cek Termostat: Pastikan ia menyambung saat kenop diputar ke posisi panas. (Penyebab #3)

  4. Cek Elemen Pemanas: Pastikan ada nilai resistansi Ohm. (Penyebab #4)

Posting Komentar

0 Komentar