Insiden: Mobil MBG Tabrak Siswa di SDN 01 Kalibaru, Cilincing
Tanggal Kejadian: Kamis, 11 Desember 2025
Waktu: Sekitar pukul 06.30 - 06.39 WIB
Lokasi: SDN 01 Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara
Kendaraan Terlibat: Mobil boks GranMax (Putih) bernopol B 2093 UIU (Armada Program Makan Bergizi Gratis/MBG)
Ringkasan Kejadian
Sebuah mobil boks yang bertugas mengantar paket "Makan Bergizi Gratis" (MBG) menabrak gerbang sekolah dan menyeruduk kerumunan siswa serta guru yang sedang melakukan kegiatan literasi pagi di halaman sekolah. Insiden ini mengakibatkan puluhan korban luka-luka, namun dipastikan tidak ada korban jiwa.
Kronologi Detail
06.30 WIB (Persiapan Kegiatan): Para siswa SDN 01 Kalibaru sedang berkumpul duduk berbaris di halaman sekolah untuk mengikuti kegiatan rutin literasi (membaca bersama) sebelum jam pelajaran dimulai. Pagar sekolah dalam kondisi tertutup rapat.
06.39 WIB (Detik-detik Tabrakan): Mobil boks pengantar makanan MBG tiba di lokasi. Mobil tersebut dikemudikan oleh sopir pengganti berinisial AI (Adi Irawan, 34 tahun). Saat hendak berhenti atau memarkirkan kendaraan di depan gerbang yang menanjak, sopir diduga mengalami kepanikan atau hilang kendali.
Insiden Tabrakan: Alih-alih menginjak rem, sopir justru menginjak pedal gas. Akibatnya, mobil melaju kencang, menabrak pagar besi sekolah hingga roboh, dan terus melaju masuk ke area halaman tempat siswa sedang duduk. Mobil baru berhenti setelah menabrak kerumunan siswa dan guru.
Pasca Kejadian: Suasana menjadi histeris. Warga sekitar dan pihak sekolah segera mengevakuasi korban. Sopir sempat nyaris diamuk massa namun berhasil diamankan oleh petugas kepolisian ke Polsek Cilincing.
Data Korban & Penanganan
Berdasarkan data terakhir, total korban mencapai 20-21 orang, yang terdiri dari:
19-20 Siswa: Mengalami luka ringan hingga berat.
1 Guru: Mengalami cedera serius (patah kaki).
Distribusi Penanganan Medis:
RSUD Koja: Merawat 5 korban dengan luka yang lebih serius (termasuk guru yang mengalami patah tulang dan siswa dengan cedera di wajah).
RSUD Cilincing: Merawat sekitar 14-16 korban dengan luka ringan hingga sedang.
Puskesmas Cilincing: Merawat korban luka ringan (beberapa sudah diperbolehkan pulang).
Status Medis: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pihak rumah sakit telah mengonfirmasi bahwa Nihil Korban Jiwa (tidak ada yang meninggal dunia), menepis rumor yang sempat beredar di media sosial.
Penyebab Kecelakaan
Berdasarkan penyelidikan sementara oleh Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Cilincing:
Human Error: Sopir (AI) mengaku salah menginjak pedal (pedal misapplication). Ia berniat menginjak rem saat di tanjakan depan gerbang, namun keliru menginjak gas.
Sopir Pengganti: Diketahui bahwa AI adalah sopir pengganti (cadangan) karena sopir utama yang biasa mengantar rute tersebut sedang sakit.
Tes Urine: Polisi telah melakukan tes urine terhadap sopir untuk memastikan tidak ada pengaruh narkoba atau alkohol (hasil belum dipublikasikan secara rinci dalam laporan awal).
Respons Pemerintah & Tindakan Lanjut
Biaya Pengobatan: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang mengunjungi korban di RSUD Koja, menegaskan bahwa seluruh biaya perawatan korban ditanggung penuh oleh Pemprov DKI Jakarta.
Proses Hukum: Sopir telah ditahan dan berstatus terperiksa. Polisi masih melengkapi alat bukti untuk menetapkan tersangka, dengan fokus pada kelalaian yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Trauma Healing: Dinas Pendidikan dan instansi terkait akan memberikan pendampingan psikologis (trauma healing) bagi siswa-siswa yang mengalami syok akibat kejadian tersebut.

0 Komentar
TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA