SEKOLAH BUKAN TEMPAT YANG AMAN LAGI
Pendidikan adalah salah satu bidang yang sangat
penting dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa, sesuai yang dituliskan
dalam Undang-Undang negara. Pendidikan adalah salah satu benteng dan modal bagi
bangsa dan Negara untuk kemajuan dan masa depan bangsa ini yang akan putra
putri bangsa sebagai penerus estafet bangsa.
Dengan ada perkembangan dunia global dan teknologi
serta media informasi khususnya media sosial, maka semua orang dapat mengakses
informasi tanpa ada filter yang akan dapat diakses oleh siapa saja termasuk orang
dewasa bahkan anak-anak sekalipun.
Banyaknya situs pornografi dan judi online yang
dapat diakses dengan mudah di internet, membuat kita kadang-kdang tidak bisa
mengawasi dan menjaga anak-anak kita dalam menggunakan internet. Kedua hal
tersebut (pornografi dan judi online) dapat melanda siapa saja, baik yang muda
ataupun yang tua. Peran orangtua dan sekolah sangat berperan penting dalam
membentengi anak-anak atau siswa dari hal-hal negatif tersebut yang sangat
berpengaruh kepada fisik dan mentalnya yang dapat membuat rendahnya daya tangkap
dan konsentrasi siswa dalam belajar.
Begitu juga dengan guru sebagai contoh teladan dan
yang patut diguguh dan ditiru oleh siswanya yang berperan besar dan penting
sekali kepada mental dan etika serta moral siswa tersebut. Jika guru tersebut
pintar dan memiliki moral serta etika yang baik maka juga akan menghasilkan
siswa yang terbaik jika sudah tamat nantinya. Tapi jika terjadi hal sebaliknya
maka akan menjadi efek buruk bagi Guru dan siswa tersebut, seperti terjadinya
kasus pelecehan seksual terhadap siswa yang sering terjadi yang dapat kita
lihat ditelevisi dan media sosial lainnya.
Hal ini terjadi mungkin karena Guru merasa tidak
ada yang akan mengetahui dan menjadi super power disekolah yang juga didukung
atau ditutupi oleh warga sekolah lainnya dengan alasan takut tercemar nama baik
sekolah dan merusak reputasi kepala sekolah dan pihak lainnya.
Jika ini terjadi, ini tidak bisa dibiarkan dan
ditutupi begitu saja, segera laporkan kepada pihak yang berwajib atau KPAI
didaerah tempat kita tinggal atau LSM yang bisa melindungi pihak yang melapor
atau korban (siswa) yang mendapat perlakukan tidak adil dan merasa di cabut
haknya sebagai siswa yang layak mendapatkan pendidikan dan moral yang baik
dalam belajar disuatu sekolah.
Hal tersebut terjadi maka dapat dilaporkan di :
Call Center 110 (Polri) untuk laporan cepat, SAPA 129 untuk bantuan
pemerintah terkait perempuan dan anak, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)
Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di tingkat provinsi/kabupaten, serta
Komnas Perempuan atau Komnas HAM untuk pendampingan hukum dan pelaporan.
Segera laporkan dan jangan takut,
jika hal ini sudah dilaporkan kepada pihak yang terkait diatas maka pihak yang
melanggar dan melakukan hal tersebut tidak bisa lagi mengelak dan apalagi sudah
ada bukti-bukti yang lengkap untuk segera diusut oleh pihak berwajib dan akan
dilakukan sidang kasus oleh pengadilan terhadap kasus pelecehan seksual
tersebut.
Bagi yang sengaja menutup-nutupi
atau bekerjasama atau menghambat kasus ini maka akan mendapat hukuman juga atas
kasus yang terjadi tersebut. Jadi biarkan saja pelaku dan korban melakukan
proses dipengadilan dan mendapatkan hukum yang setimpal, karena di negeri ini
tidak ada yang kebal hukum dan dimata hukum semuanya sama dan harus bersifat
adil.
laporkan...biar tdk terulang lagi
BalasHapuslaprkan ke pihak yang berwenang
BalasHapuslaporkan kepada pihak yang berwenang
BalasHapuslaporkan dan segera ditangkap
BalasHapushati2 sebentar lagi ditangkap
BalasHapusharus segera dilaporkan
BalasHapusharus segara di usut tuntas
BalasHapuspolisi sudah tahu
BalasHapuspelaku sudah diketahui dan siap ditangkap
BalasHapusbukan contoh yang baik
BalasHapusyang ikut terlibat akan segera ditangkap
BalasHapuskami sudah melaporkan
BalasHapuskalau boleh tahu dimana sih sekolahnya
BalasHapuspelaku adalah seorang sakit jiwa
BalasHapustunggu...tanggal mainnya
BalasHapuspelaku harus dihukum berat
BalasHapuspelaku harus dihukum seberat2nya
BalasHapuspelaku sudah jadi budak se*s
BalasHapus