KENAPA PELECEHAN BISA TERJADI…??
Mungkin inilah yang banyak
terjadi saat ini, di media-media elektronik dan media social, tentang peristiwa
yang terjadi antara oknum guru dengan siswanya, yang melebihi sekedar hubungan
Guru dengan muridnya. Tanpa kita tutupi dan sudah banyak menjadi rahasia umum bahwa
oknum guru yang sudah tidak lagi di guguh dan di tiru akhlak dan tindak
tanduknya tapi malah menjadi predator yang memangsa muridnya sendiri. Banyak kita
lihat dan kita berpikir, entah apa yang ada pada benak sang guru, mulai dari
alasan untuk memperbaiki nilai, hingga alasan yang tidak masuk akal lainnya.
Sesuai dengan tuntutan guru saat
ini yang sangat banyak dan dinilai sangat membebani, mungkin membuat oknum guru
menjadi sedikit stress dan depresi sehingga merusak otaknya untuk melakukan
hal-hal yang diluar nalar kewarasan manusia normal. Selain itu banyak juga
oknum guru yang tidak lagi paham fungsi dan keberadaan guru disekolah yang
sebenarnya sebagai pengayom dan pembimbing siswa serta mendidik moral dan
akhlaknya yang lebih baik, disamping mengajar pelajaran didalam kelas.
Banyaknya terjadi pelecehan yang
dilakukan oknum guru terhadap muridnya dikarenakan mungkin berbagai banyak
faktor, salah satunya mungkin masalah dirumah tangga yang kurang harmonis dan
juga masalah lingkungan atau kondisi sekolah yang membuat oknum guru berpikiran
hal-hal yang tidak senonoh terhadap siswanya.
Hal ini harus segera dicegah dan
diputus mata rantai seperti ini, yang harus melibatkan pemerintah daerah, dinas
pendidikan dan instansi yang terkait lainnya, disamping dari peran serta warga
sekolah dan warga lingkungan sekitar sekolah yang harus saling kerjasama dan
bahu membahu menjaga dan mengawasi kondisi sekolah terutama guru dan siswanya
yang saling bertemu tiap hari, yang bisa terjadi bukan saja pelecehan, tetapi
juga hal lainnya, seperti bullying, kekerasan, tawuran dan lain-lainnya.
Seharusnya sebagai guru, harus
dapat menanamkan jiwa gurunya dan merenungi apa tugas guru itu sebenarnya, yang
betul-betul diidam-idamkan oleh orangtua siswa sejak dulunya, yaitu guru yang
baik, professional, ceria, komunikatif dan dapat berinteraksi dengan baik
kepada siapapun dan yang penting sekali memiliki akhlak, moral dan etika yang dapat
menjunjung tinggi nilai agama dan adat istiadat dimana tempat guru tersebut
tinggal.
Jadi guru harus lebih bisa apa
saja dan apa saja dapat dihentikan kepada hal-hal yang tidak seharusnya
dilakukan, seperti hubungan yang terlalu dekat dengan siswa, dengan guru
lainnya, dan dengan orangtua siswa dan lain-lainnya yang bisa merusak citra
guru itu sendiri disamping citra sekolah dan kepala sekolah ditempat guru tersebut
berdinas, dan jangan melindungi atau menutupi oknum guru yang bermasalah kepada
hal-hal yang buruk diatas. Segara proses dan laporkan…
dimana kejadiannya ini bg
BalasHapuskasihan sekali, kapan ini terjadi bg
BalasHapus