Petunjuk pengerjaan:
- Jawablah setiap soal secara
singkat, jelas, dan tepat.
- Gunakan istilah teknik
pemesinan yang benar.
- Untuk soal analisis,
sertakan alasan atau tindakan yang tepat.
- Utamakan pemahaman konsep,
penerapan, keselamatan kerja, dan pemecahan masalah.
VERSI 9 — ALAT UKUR,
TOLERANSI, DAN KUALITAS HASIL BUBUT
Fokus:
metrologi, ketelitian ukuran, pemeriksaan, dan pengendalian mutu.
- Apa yang dimaksud dengan
pengukuran dalam proses pemesinan?
- Apa fungsi jangka sorong
dalam praktik pembubutan?
- Apa fungsi mikrometer luar?
- Apa perbedaan kemampuan
pengukuran jangka sorong dan mikrometer luar?
- Mengapa alat ukur harus
dipilih sesuai kebutuhan ketelitian?
- Apa yang dimaksud dengan
ketelitian pembacaan alat ukur?
- Mengapa alat ukur harus
diperiksa kondisinya sebelum digunakan?
- Apa yang dimaksud dengan
kesalahan nol pada alat ukur?
- Bagaimana kesalahan nol
dapat memengaruhi hasil pengukuran?
- Mengapa permukaan benda
kerja perlu dibersihkan sebelum diukur?
- Mengapa pengukuran benda
kerja yang masih berputar tidak diperbolehkan?
- Apa yang dimaksud dengan
ukuran nominal pada gambar kerja?
- Apa yang dimaksud dengan
toleransi ukuran?
- Mengapa komponen mesin tidak
selalu dibuat dengan ukuran yang benar-benar sama persis?
- Apa perbedaan ukuran
maksimum dan ukuran minimum yang diizinkan?
- Bagaimana cara menentukan
apakah suatu hasil pengukuran masih berada dalam batas toleransi?
- Apa yang dimaksud dengan
kekasaran permukaan?
- Mengapa kekasaran permukaan
dapat memengaruhi fungsi komponen?
- Sebutkan tiga faktor proses
yang dapat menyebabkan permukaan hasil bubut menjadi kasar.
- Apa yang dimaksud dengan
kesalahan bentuk pada benda hasil bubut?
- Mengapa kebulatan benda
kerja perlu diperiksa pada pekerjaan tertentu?
- Apa yang dimaksud dengan
kesalahan ukuran diameter?
- Bagaimana pengaruh pahat
tumpul terhadap ketelitian dimensi?
- Mengapa getaran mesin dapat
menurunkan kualitas permukaan?
- Apa fungsi pemeriksaan akhir
sebelum benda kerja dinyatakan selesai?
- Mengapa hasil pengukuran
sebaiknya dicatat pada lembar pemeriksaan?
- Bagaimana cara menentukan
tindakan jika hasil pengukuran berada di luar toleransi?
- Mengapa benda kerja yang
tidak memenuhi spesifikasi tidak boleh langsung dinyatakan lolos
pemeriksaan?
- Apa perbedaan pemeriksaan
dimensi dan pemeriksaan visual?
- Bagaimana Anda menyusun
pemeriksaan kualitas sederhana untuk benda kerja berbentuk silinder
bertingkat?

0 Komentar
TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA