Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Bencana Banjir Kota Padang (Update 27 November 2025)

Bencana Banjir Kota Padang (Update 27 November 2025)

Laporan ini menyajikan ringkasan kondisi dan dampak terkini dari bencana banjir yang melanda Kota Padang akibat curah hujan ekstrem yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Kategori

Detail Kondisi

Status Bencana

Provinsi Sumatera Barat menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari (25 Nov – 8 Des).

Penyebab Utama

Curah hujan intensitas sangat lebat dan lama (Fenomena Awan Gadang) yang memicu luapan sungai utama (Batang Kuranji, Batang Lubuk Minturun).

Jumlah Warga Terdampak

27.433 jiwa (Data Pusdalops BPBD Kota Padang).

Ketinggian Air Kritis

Mencapai 2 meter lebih di beberapa area seperti Tabing Banda Gadang dan Lubuk Minturun.

I. Sebaran Dampak per Kecamatan

Total 9 kecamatan terdampak, dengan konsentrasi kerusakan terparah di wilayah utara dan timur kota.

Kecamatan

Jumlah Terdampak (Jiwa)

Kondisi Kritis

Koto Tangah

20.983 (Terbanyak)

Kenaikan air sangat cepat. Kawasan Lubuk Minturun, Ikur Koto terendam tinggi.

Nanggalo

2.232

Tabing Banda Gadang terendam hingga 2 meter, butuh evakuasi lansia dan anak-anak.

Padang Utara

1.486

-

Lubuk Begalung

893

-

Pauh

741

Kawasan Batu Busuak terendam. Jembatan Gunung Nago dilaporkan hanyut.

Kuranji

601

-

Padang Barat

321

-

Padang Timur

150

-

Bungus Teluk Kabung

26

-

II. Kerusakan Fisik dan Infrastruktur

Jenis Kerusakan

Jumlah

Catatan

Rumah Hanyut

2 unit

Terjadi di kawasan terdekat luapan sungai.

Rumah Rusak Sedang

61 unit

-

Rumah Rusak Ringan

17 unit

-

Rumah Ibadah Rusak Ringan

1 unit

-

Jalan Longsor/Amblas

2 lokasi

Termasuk potensi longsor di jalur alternatif Padang-Bukittinggi (Malalak).

Kerusakan Sawah

2 petak

Rusak berat akibat air bah.

Infrastruktur Lain

Jembatan Lori Lubuk Minturun dan Jembatan Gunung Nago dilaporkan rusak/terendam.

III. Situasi Transportasi dan Logistik

  1. Akses Padang-Bukittinggi Terputus: Jalur utama Padang-Bukittinggi di area Pasar Usang (Padang Pariaman) terendam 40-50 cm, menyebabkan kemacetan dan kendaraan terpaksa berhenti total.

  2. Lumpuhnya PDAM: Sebagian besar Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Padang sempat lumpuh akibat hujan lebat dan banjir, mengganggu distribusi air bersih.

  3. Layanan Publik: Kegiatan belajar-mengajar SD dan SMP di Kota Padang diliburkan pada 27 November 2025.

IV. Peringatan Dini

BMKG mengingatkan potensi hujan ekstrem (lebat hingga sangat lebat) masih tinggi hingga 29 November 2025 di wilayah Pesisir Selatan, Padang, Padang Pariaman, Agam, dan sekitarnya. Warga diimbau untuk tetap siaga dan waspada terhadap potensi banjir susulan serta pergerakan tanah.

Posting Komentar

0 Komentar