Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Amalan Menjelang Hari Raya Idul Adha (Qurban)

Amalan Menjelang Hari Raya Idul Adha (Qurban)

Sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari yang sangat istimewa di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:

"Tidak ada hari-hari di mana amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini (yaitu sepuluh hari pertama Dzulhijjah)." (HR. Bukhari)

Untuk memaksimalkan momentum mulia ini, berikut adalah panduan lengkap amalan yang dianjurkan sebelum, saat, dan sesudah Hari Raya Idul Adha berdasarkan petunjuk syariat.

I. Amalan pada 10 Hari Pertama Dzulhijjah (1 - 9 Dzulhijjah)

Fase ini adalah fase peningkatan ibadah secara intensif. Amalan-amalan utama yang sangat dianjurkan meliputi:

1. Menjaga Larangan Memotong Rambut dan Kuku (Bagi Sahibul Qurban)

Bagi umat Muslim yang berniat untuk berkurban (Sahibul Qurban), disunahkan untuk tidak memotong rambut (baik rambut kepala, kumis, ketiak, maupun bulu lainnya) dan kuku sejak masuk tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan kurbannya disembelih.

  • Dalil: Rasulullah SAW bersabda:

    "Apabila telah masuk sepuluh hari pertama Dzulhijjah, dan salah seorang dari kalian ingin berkurban, maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sedikit pun." (HR. Muslim)

  • Hikmah: Agar seluruh bagian tubuh orang yang berkurban dibebaskan dari api neraka.

2. Melaksanakan Puasa Sunnah

Sangat dianjurkan untuk berpuasa pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah. Jika tidak mampu berpuasa penuh sembilan hari, utamakanlah berpuasa pada hari-hari kuncinya:

  • Puasa Dzulhijjah (Tanggal 1 - 7 Dzulhijjah): Puasa harian untuk meraih keutamaan umum awal Dzulhijjah.

  • Puasa Tarwiyah (Tanggal 8 Dzulhijjah): Puasa yang dilaksanakan sehari sebelum wukuf di Arafah.

    • Niat: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala. (Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala).

  • Puasa Arafah (Tanggal 9 Dzulhijjah): Puasa yang sangat ditekankan (Sunnah Muakkad) bagi umat Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.

    • Keutamaan: Menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang (HR. Muslim).

    • Niat: Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillahi ta'ala. (Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala).

3. Memperbanyak Zikir, Takbir, Tahlil, dan Tahmid

Menghidupkan hari-hari ini dengan terus mengingat Allah SWT di setiap aktivitas.

  • Dalil: Allah SWT berfirman:

    "...dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan..." (QS. Al-Hajj: 28)

  • Praktik: Perbanyak membaca kalimat:

    • Tahlil: Laa ilaaha illallah

    • Takbir: Allahu Akbar

    • Tahmid: Alhamdulillah

4. Bertaubat dan Meninggalkan Maksiat

Memulai lembaran baru dengan taubat nasuha. Menjauhi segala bentuk larangan Allah agar ibadah dan doa kita di bulan suci ini mudah diterima.

5. Memperbanyak Amal Kebajikan Umum

Meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah harian seperti:

  • Sedekah jariyah.

  • Membaca dan mentadabburi Al-Qur'an.

  • Melaksanakan shalat-shalat sunnah (Rawatib, Tahajud, Dhuha).

  • Berbakti kepada orang tua dan menyambung tali silaturahmi.

II. Amalan Menjelang & Saat Shalat Idul Adha (10 Dzulhijjah)

Ketika hari raya tiba, ada adab dan amalan sunnah yang dicontohkan Rasulullah SAW sebelum dan sesudah pelaksanaan Shalat Id:

  1. Mandi Sunnah Sebelum Shalat Id: Mandi besar dengan niat membersihkan diri untuk menghadiri shalat Idul Adha.

  2. Memakai Pakaian Terbaik: Mengenakan pakaian terbaik yang bersih dan rapi (tidak harus baru).

  3. Memakai Wewangian (Khusus Laki-laki): Menggunakan minyak wangi sebelum menuju tempat ibadah.

  4. Tidak Makan Sebelum Shalat Id: Berbeda dengan Idul Fitri, pada Idul Adha disunahkan untuk menunda makan sampai selesai melaksanakan shalat Id, agar makanan pertama yang dikonsumsi adalah daging dari hewan kurban kita sendiri (jika berkurban).

    • Dalil: Rasulullah SAW tidak keluar pada hari Idul Fitri sebelum makan, dan beliau tidak makan pada hari Idul Adha hingga beliau kembali lalu makan dari hasil kurbannya. (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

  5. Berjalan Kaki Menuju Tempat Shalat: Jika jaraknya memungkinkan, berjalan kaki lebih utama karena dapat mempererat silaturahmi dengan tetangga di perjalanan.

  6. Mengambil Rute Jalan yang Berbeda: Melewati rute jalan yang berbeda saat pergi dan pulang shalat Id.

  7. Melantunkan Takbiran: Mengumandangkan takbir sejak subuh hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga akhir hari Tasyrik (13 Dzulhijjah) setelah shalat fardhu.

III. Panduan Praktis Ibadah Qurban (Sembelihan)

Ibadah kurban dilaksanakan setelah shalat Idul Adha selesai (10 Dzulhijjah) hingga terbenamnya matahari pada hari Tasyrik terakhir (13 Dzulhijjah).

Adab & Sunnah Penyembelihan:

  • Memilih Hewan Terbaik: Hewan kurban harus sehat, tidak cacat (tidak buta sebelah, pincang, sakit, atau sangat kurus), dan telah memenuhi syarat umur (kambing minimal 1 tahun, sapi/kerbau minimal 2 tahun).

  • Menyembelih Sendiri atau Menyaksikan: Sahibul qurban disunahkan menyembelih sendiri jika mampu, atau hadir menyaksikan proses penyembelihannya.

  • Menghadap Kiblat: Hewan dibaringkan di atas lambung kirinya dengan menghadap ke arah kiblat.

  • Membaca Basmalah dan Takbir: Saat menyembelih membaca:

    $$\text{Bismillahi Wallahu Akbar, Allahumma Minka wa Laka}$$

    (Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu).

  • Membagikan Daging Kurban: Daging dibagikan kepada fakir miskin, tetangga/kerabat, dan sahibul qurban diperbolehkan mengambil maksimal sepertiga ($1/3$) bagian untuk dikonsumsi sendiri dan keluarganya.

IV. Amalan pada Hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah)

Hari Tasyrik adalah hari raya bagi umat Islam setelah Idul Adha. Amalannya meliputi:

  1. Diharamkan Berpuasa: Larangan keras untuk berpuasa pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Hari-hari ini adalah hari untuk makan, minum, dan menikmati hidangan.

  2. Membaca Takbir Muqayyad: Membaca takbir setiap selesai melaksanakan shalat fardhu lima waktu secara berjamaah.

  3. Meningkatkan Syukur dan Zikir: Mengingat Allah di sela-sela menikmati karunia makanan dan minuman yang melimpah.

Posting Komentar

0 Komentar