Tutorial Lengkap Mastercam X5 untuk CNC Milling
Tutorial ini akan memandu Anda dalam proses pembuatan jalur pahat (toolpath) untuk benda kerja 2D pada mesin CNC Milling 3-Axis menggunakan Mastercam X5.
Bagian 1: Persiapan dan Desain Geometri (CAD)
Langkah 1: Pengaturan Awal (Startup Settings)
Buka Mastercam X5.
Atur Satuan: Pilih menu Settings > Configuration. Pastikan di tab Current satuannya adalah Metric (milimeter) atau Inch sesuai kebutuhan.
Pengaturan Mesin: Pilih menu Machine Type > Mill > Default. Ini akan memuat parameter mesin default untuk operasi milling.
Langkah 2: Membuat Geometri Benda Kerja
Anggaplah kita akan membuat sebuah produk berbentuk plat persegi panjang dengan satu saku (pocket) di tengah.
Membuat Persegi Panjang Luar (Kontur):
Pilih tab Wireframe.
Klik Rectangle.
Tentukan titik awal (misalnya di Origin, koordinat
$0, 0, 0$ ).Masukkan dimensi (misalnya lebar 100 mm dan tinggi 60 mm).
Membuat Saku (Pocket):
Buat persegi panjang kedua yang lebih kecil di tengah (misalnya lebar 50 mm dan tinggi 30 mm).
Gunakan fungsi Xform > Translate atau Move to Origin untuk memposisikannya tepat di tengah benda kerja luar.
Verifikasi Geometri: Pastikan semua garis terhubung dengan baik.
Bagian 2: Definisi Stok, Jalur Pahat, dan Parameter Pemotongan (CAM)
Langkah 3: Menentukan Stok (Stock Setup)
Stok adalah bahan baku (material) awal sebelum pemotongan.
Pilih tab Toolpaths di sisi kiri.
Klik Stock Setup (Biasanya ikon di atas daftar Toolpath Manager).
Tentukan Dimensi Stok:
Pilih opsi Bounding Box.
Pilih semua geometri yang telah dibuat.
Mastercam akan menghitung dimensi minimum.
Masukkan ketebalan material di sumbu Z (misalnya 20 mm).
Tentukan Stock Origin (biasanya di sudut kiri atas material, atau di tengah, tergantung titik nol mesin yang Anda tetapkan).
Langkah 4: Membuat Toolpath (Pemotongan Kontur)
Kita akan memotong bentuk luar benda kerja terlebih dahulu.
Pilih tab Toolpaths.
Klik Contour.
Pilih Geometri: Klik garis luar benda kerja. Pastikan arah panah menunjukkan pemotongan dari luar.
Parameter Jalur Pahat (Toolpath Parameters):
Tool: Klik kanan pada daftar pahat > Create new tool. Pilih End Mill dengan diameter yang sesuai (misalnya
$\phi 10$ mm). Atur nomor pahat, feed rate, dan spindle speed sesuai material (misalnya Kecepatan Spindle:$2000$ RPM, Kecepatan Makan (Feed Rate):$150$ mm/menit).Cut Parameters: Pilih Compensation Type sebagai Computer atau Control (umumnya Computer lebih mudah untuk pemula). Pilih Left untuk memotong di luar kontur.
Depth Cuts: Aktifkan Max Rough Step (misalnya
$2$ mm) jika kedalaman total pemotongan lebih dari kemampuan pahat dalam satu langkah.Linking Parameters: Ini adalah pengaturan kedalaman Z:
Retract: Ketinggian saat pahat bergerak cepat (rapids). (Absolute
$10$ mm)Feed Plane: Ketinggian saat pahat mulai bergerak dengan kecepatan potong. (Absolute
$3$ mm)Top of Stock: Permukaan atas material. (Absolute
$0$ mm)Depth: Kedalaman akhir pemotongan. (Absolute
$-20$ mm)
Langkah 5: Membuat Toolpath (Pemotongan Saku/Pocket)
Selanjutnya, kita akan mengosongkan saku di tengah.
Pilih tab Toolpaths.
Klik Pocket.
Pilih Geometri: Klik garis saku.
Parameter Jalur Pahat:
Tool: Gunakan pahat yang sama atau pahat yang lebih kecil (misalnya
$\phi 6$ mm) untuk detail.Cut Parameters: Tentukan strategi pemotongan (Standard, High Speed, dll.). Pilih Climb atau Conventional.
Roughing/Finishing: Aktifkan Roughing (pemotongan kasar) dan tentukan gaya pemotongan (misalnya Zigzag atau Constant Overlap Spiral). Anda dapat mengaktifkan Finishing untuk langkah terakhir pemotongan halus.
Linking Parameters:
Depth: Kedalaman akhir saku. (Absolute
$-10$ mm)
Bagian 3: Simulasi dan Verifikasi
Langkah 6: Verifikasi Jalur Pahat
Sangat penting untuk memeriksa jalur pahat sebelum menjalankan mesin.
Di Toolpath Manager, klik Select All Operations (biasanya tombol panah ganda).
Klik tombol Verify Selected Operations (ikon material 3D).
Jendela simulasi akan terbuka. Klik tombol Play untuk melihat bagaimana pahat akan memotong material.
Periksa:
Apakah kedalaman sudah sesuai?
Apakah ada bagian yang overcut atau undercut?
Apakah pemotongan saku sudah bersih?
Bagian 4: Menghasilkan Kode NC (Post Processing)
Langkah 7: Koneksi ke Mesin CNC Milling
Setelah jalur pahat diverifikasi dan disetujui, Anda perlu mengubahnya menjadi kode G-Code yang dapat dibaca oleh mesin CNC Anda.
Di Toolpath Manager, pastikan semua operasi yang ingin Anda gunakan sudah terpilih.
Klik tombol G1 - Post Selected Operations (ikon G1).
Pilih Post Processor: Mastercam akan meminta Anda memilih file Post Processor (
.pst).Ini adalah langkah KRUSIAL. Setiap mesin CNC (misalnya Fanuc, Haas, Sinumerik, dll.) memiliki format G-Code yang sedikit berbeda. Anda harus memilih post processor yang sesuai dengan kontroler mesin CNC Milling Anda. Gunakan post processor bawaan Mastercam seperti
MPFAN.PSTjika Anda tidak memiliki yang spesifik.CATATAN PENTING: Jika post processor salah, mesin dapat bergerak di luar batas atau menjalankan perintah yang salah.
Simpan File NC: Mastercam akan menghasilkan kode NC dalam format teks (
.NCatau.TXT). Simpan file tersebut (misalnyaPRODUK_PLAT_001.NC).
Langkah 8: Mentransfer Kode ke Mesin CNC
Setelah file NC dibuat, langkah terakhir adalah mentransfernya ke mesin CNC:
Transfer Data: Gunakan salah satu metode berikut (tergantung fasilitas mesin):
USB Drive: Salin file
.NCke flash drive dan masukkan ke panel kontrol mesin CNC.Kabel RS-232/Ethernet: Gunakan perangkat lunak DNC (Direct Numerical Control) untuk mengirim file NC langsung ke mesin.
Pengaturan Mesin:
Pasang Stok: Pasang bahan baku (material) pada vice atau meja mesin.
Tentukan Titik Nol (Work Offset): Di panel kontrol mesin, tetapkan posisi titik nol benda kerja (G54) sesuai dengan yang Anda tentukan di Mastercam (misalnya sudut kiri atas, permukaan atas material).
Kompensasi Pahat (Tool Offset): Ukur panjang setiap pahat yang digunakan dan masukkan nilainya ke tabel Tool Offset di kontroler mesin.
Jalankan Program:
Muat file NC yang telah Anda buat ke mesin.
Jalankan program dalam mode single block atau dry run terlebih dahulu untuk memastikan gerakan aman.
Setelah yakin aman, jalankan program sepenuhnya.
Peringatan Keselamatan: Selalu pastikan Anda menguasai mesin CNC secara fisik dan memahami sepenuhnya G-Code yang dihasilkan sebelum menjalankan program pemotongan. Kesalahan pada post processor atau stock setup dapat merusak mesin, pahat, atau menyebabkan kecelakaan.

0 Komentar
TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA