Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Biografi Lengkap Alex "Poatan" Pereira

 Biografi Lengkap Alex "Poatan" Pereira

Alex Sandro Silva Pereira (lahir 7 Juli 1987) adalah atlet seni bela diri campuran (MMA) profesional asal Brasil dan mantan kickboxer profesional. Ia dikenal karena kecepatan meteoriknya dalam meraih gelar juara di dua disiplin olahraga tempur terbesar di dunia: GLORY Kickboxing dan Ultimate Fighting Championship (UFC).

Data Diri dan Latar Belakang

Informasi

Detail

Nama Lengkap

Alex Sandro Silva Pereira

Julukan

Poatan (berarti "Tangan Batu" dalam bahasa Tupi)

Kelahiran

São Bernardo do Campo, São Paulo, Brasil

Tanggal Lahir

7 Juli 1987 (Saat ini berusia 38 tahun)

Tinggi Badan

193 cm (6'4")

Jangkauan (Reach)

200 cm (79")

Divisi Saat Ini

Light Heavyweight (Kelas Berat Ringan, 205 lbs)

Tim

Teixeira MMA & Fitness (di bawah Glover Teixeira)

Keturunan

Pribumi Pataxó Brasil


Kisah Inspiratif

Kisah Alex Pereira dikenal karena perjuangan awalnya. Ia tumbuh di daerah kumuh dan putus sekolah menengah, bekerja di bengkel ban. Pada usia muda, ia terpengaruh oleh lingkungan kerjanya dan menjadi pecandu alkohol. Pada tahun 2009, di usia 22 tahun, Pereira memutuskan untuk bergabung dengan gym kickboxing sebagai cara untuk mengatasi kecanduannya—sebuah keputusan yang secara dramatis mengubah arah hidupnya.

Karier Kickboxing (GLORY)

Pereira mencapai puncak dominasi di dunia kickboxing, terutama di organisasi GLORY, sebelum beralih sepenuhnya ke MMA.

  1. Juara Dunia Dua Divisi GLORY: Pereira adalah satu-satunya petarung dalam sejarah GLORY yang berhasil memenangkan gelar juara dunia di dua divisi secara simultan:

    • GLORY Middleweight Champion (Juara Kelas Menengah, 85 kg)

    • GLORY Light Heavyweight Champion (Juara Kelas Berat Ringan, 95 kg)

  2. Rekor Ikonik: Ia mempertahankan gelar Middleweight-nya sebanyak lima kali dan memegang rekor kickboxing profesional 33 kemenangan (21 KO) dan 7 kekalahan.

  3. Rivalitas Awal: Di arena kickboxing-lah Pereira membangun rivalitas historisnya dengan Israel Adesanya, mengalahkannya dua kali, sekali melalui keputusan juri dan sekali melalui KO.

Karier Mixed Martial Arts (UFC)

Pereira memulai karier MMA-nya pada tahun 2015, namun ia baru menandatangani kontrak dengan UFC pada tahun 2021. Kenaikannya di UFC adalah salah satu yang tercepat dalam sejarah.

Prestasi Utama dan Rekor (Per Oktober 2025)

  • Rekor MMA Profesional: 13 kemenangan, 3 kekalahan (10 KO, 2 Keputusan, 1 Submission).

  • Juara Dua Divisi UFC: Pereira adalah petarung pertama dan satu-satunya yang pernah memenangkan gelar UFC Middleweight dan UFC Light Heavyweight.

  • Peraih Gelar Tercepat: Ia menjadi juara dua divisi UFC dengan jumlah pertarungan MMA profesional paling sedikit (11 pertarungan) dan waktu tersingkat.

Puncak Karier di UFC

1. Juara Middleweight (Kelas Menengah)

  • UFC 281 (November 2022): Hanya dalam empat pertarungan UFC, Pereira langsung menantang rival lamanya, Israel Adesanya, untuk memperebutkan gelar Middleweight. Ia mengalahkan Adesanya melalui TKO pada ronde kelima untuk merebut sabuk tersebut, memperpanjang dominasinya menjadi 3-0 melawan Adesanya di kedua disiplin.

  • UFC 287 (April 2023): Pereira kehilangan gelar dalam pertandingan ulang melawan Adesanya, dikalahkan oleh KO pada ronde kedua.

2. Pindah ke Light Heavyweight dan Gelar Ganda

Setelah kehilangan gelar Middleweight, Pereira naik ke divisi Light Heavyweight (205 lbs).

  • UFC 295 (November 2023): Setelah menang melawan Jan BÅ‚achowicz, Pereira menghadapi Jiří Procházka untuk memperebutkan gelar Light Heavyweight UFC yang kosong. Ia memenangkan pertarungan melalui TKO pada ronde kedua.

  • Pertahanan Gelar (2024): Ia berhasil mempertahankan gelarnya melawan Jamahal Hill (UFC 300) dan Jiří Procházka (UFC 303).

  • UFC 313 (Maret 2025): Pereira kehilangan gelar dalam pertarungan melawan Magomed Ankalaev melalui keputusan juri.

  • UFC 320 (Oktober 2025): Juara Dua Kali: Dalam pertandingan ulang segera di UFC 320, Alex Pereira merebut kembali gelar Light Heavyweight dari Magomed Ankalaev, menghentikannya melalui TKO di ronde pertama (1:20), menjadikannya Juara Light Heavyweight UFC dua kali dan memperkuat statusnya sebagai salah satu double champion paling elite.

Gaya Bertarung dan Kekuatan Utama

Alex Pereira dikenal sebagai spesialis striking dengan kekuatan pukulan yang luar biasa, sesuai dengan julukannya "Poatan" (Tangan Batu).

  • Kekuatan KO: Dari 13 kemenangan MMA profesionalnya, 10 di antaranya berakhir dengan KO/TKO. Kekuatan ini membuatnya sangat berbahaya, bahkan di ronde-ronde awal.

  • Left Hook (Kait Kiri): Senjata paling mematikan Pereira. Pukulan kait kirinya telah menjadi penentu hasil dari banyak pertarungan penting dalam karier kickboxing maupun MMA-nya.

  • Ketahanan dan Ketenangan: Meskipun memiliki latar belakang murni striking, ia menunjukkan pertahanan takedown yang solid (78% akurasi pertahanan) dan ketenangan luar biasa di bawah tekanan.

  • Teknik Kickboxing Level Atas: Ia mampu memanfaatkan keunggulan postur dan jangkauannya yang tinggi untuk mendominasi jarak, menggunakan tendangan rendah yang kuat dan kombinasi pukulan yang presisi.

Posting Komentar

0 Komentar